Berikut Tips untuk mengamankan VPN

5 Tips untuk menjaga VPN Anda


Dalam jaringan perusahaan, akses jeda jauh umumnya diberikan pada karyawan & pelanggan primer yang tepercaya. Akses ke jaringan perusahaan dimungkinkan, contohnya, melalui penggunaan layanan VPN. Mempertahankan jaringan kondusif yg berisi jaringan eksklusif impian adalah tugas yg menuntut. Setiap komputer yg jauh & nir terkontrol, membentuk celah potensial buat serangan Internet. Berikut merupakan lima tips keamanan buat pengguna perangkat lunak VPN.

1. Tegakkan penggunaan kata sandi yg bertenaga. Jika Anda tidak menggunakan metode otentikasi yang efektif, misalnya smart card kriptografi atau token, Anda wajib  memperhitungkan informasi bahwa istilah sandi statis bisa menggunakan gampang ditebak atau dicuri. EBay telah kehilangan ratusan akun pengguna lantaran seorang bisa menebak istilah sandi yg dangkal. Memblokir sepele istilah & nomor  (seperti "admin1234"), yg mungkin mudah diingat, namun menanggung ancaman serius terhadap keamanan jaringan. Periksa apakah aplikasi VPN Anda memungkinkan penggunaan semua kalimat sebagai kata sandi; bila ya, temukan metode buat mendorong pengguna buat menggunakannya - mereka dapat dicuri, tetapi hampir tidak mungkin buat hanya menebaknya. Apabila otentikasi pengguna VPN berbasis kata sandi, jangan pernah menggunakan kata sandi yang sama buat email, karena sebagian besar  acara email mengingat istilah sandi,

2. Lindungi pengguna berdasarkan virus dan Trojan. Tegakkan penggunaan acara anti-virus dan firewall eksklusif di personal komputer  klien yg terhubung ke VPN. Ketika terhubung ke jaringan Anda melalui VPN, bahkan satu personal komputer  yang terinfeksi bisa menginfeksi semua yg lain. Jangan memberikan akses penuh ke komputer yang nir pasti. Apabila seseorang konsultan remote ingin terhubung ke jaringan Anda menggunakan server VPN dan Anda nir yakin tentang keamanan sistem operasinya, jangan memberinya akses penuh hingga Anda memastikan bahwa itu nir mengembangkan virus atau Trojan horse.

3. Tentukan kebijakan yang jelas untuk penggunaan Internet. Beberapa perusahaan memaksa pengguna jeda jauh buat terhubung ke Internet melalui VPN, yang lain memungkinkan Anda buat memasuki Web melalui koneksi pengguna terpisah,, menggunakan layanan VPN hanya pada jaringan perusahaan. Solusi pertama kentara lebih aman, namun yang terakhir lebih cepat bagi pengguna. Apabila - karena persyaratan keamanan - pengguna bisa mengakses Internet melalui server proxy perusahaan, kemudian pastikan mereka terhubung ke server VPN dari notebook bisnis saja, di mana mereka tidak dapat mengubah konfigurasi klien VPN.

4. Gunakan protokol enkripsi data terkuat yang tersedia. Pelanggaran keamanan dapat dicegah menggunakan taraf keberhasilan akbar dengan memakai protokol yang diterima generik misalnya IPSec - termasuk ESP (Pengungkitan Keamanan Enkapsulasi), SSL (Secure Sockets Layer) & TLS (Transport Level Security).

5. Jangan lupa mengenai WLAN pada sisi klien. Banyak orang memakai titik akses WLAN berbiaya rendah, yang ukuran keamanan defaultnya, seperti WPA (Akses Dilindungi Wifi) dinonaktifkan, atau yg hanya mempunyai WEP (Wired Equivalent Privacy) yg lemah. Seorang penyusup di jaringan rumah Anda dapat menggunakan cepat dan mudah menyerang jaringan perusahaan. Mendidik pengguna mengenai keamanan WLAN yang sempurna, & memberi tahu mereka cara mengaktifkan langkah-langkah keamanan yang sederhana namun efektif misalnya WPA-PSK (Kunci Pra-Berbagi WPA).
DONASI Bantu berikan donasi jika artikelnya dirasa bermanfaat. Donasi akan digunakan untuk memperpanjang domain https://www.siti-code.net/. Terima kasih.
Newer Posts Newer Posts Older Posts Older Posts

More posts

Comments

Post a Comment

covid-19 indonesia :

Positif
Sembuh
Meninggal